Intip Keindahan Wisata Musim Semi Di Jepang!

 Musim semi merupakan musim yang sangat dinantikan oleh banyak orang yang tinggal di Negara 4 musim, salah satunya Jepang.

Di Jepang musim ini sangat identik dengan bunga sakura yang merupakan penanda awal telah datangnya musim ini. hampir seluruh wilayah di Jepang akan dipenuhi oleh bunga sakura yang bermekaran indah. Keindahan tersebut tidak hanya menjadi favorit orang Jepang saja, melainkan menjadi favorit banyak orang dari berbagai mancanegara salah satunya Indonesia. Sehingga, tak heran banyak orang Indonesia yang berbondong-bondong pergi ke Jepang saat musim ini tiba.

Berbagai Festival Musim Semi Di Tempat Wisata Jepang

Tidak hanya identik dengan bunga sakura yang bermekaran menghiasi seluruh wilayah Jepang, pada musim semi juga beberapa tempat wisata di Jepang mengadakan festival-festival khusus lainnya. Berikut merupakan beberapa tempat festival tersebut diselenggarakan.

1.    Festival Omizutori Di Kuil Todai-Ji

Festival pertama yakni festival Omizutori yang dilaksanakan di awal musim tersebut, atau tepatnya di bulan maret yang puncak penyelenggaraanya terjadi di tanggal 12 Maret di Kuil Todai-ji. Festival ini memiliki makna yang cukup mendalam bagi orang Jepang karena dijadikan sebagai ritual penghapus dosa.

Festival Omizutori di Kuil Todai-ji.|Unsplash.com

Dalam festival ini akan ada acara ritual penyucian yang sangat menarik untuk disaksikan. Bagi kamu yang ingin menyaksikannya secara langsung dapat mengunjungi Nara dan kemungkinan akan ada banyak wisatawan lain yang juga berkunjung. Sehingga petugas Kuil setempat akan memberlakukan peraturan khusus.

2.    Festival Wisteria Di Ashikagawa Flower Park

Festival berikutnya yakni berupa festival bunga yang berlokasi di kota Ashikaga. Dalam festival ini akan ditampilkan beberapa jenis bunga cantik seperti azalea, rhododendron, hydrangea, mawar, dan wisteria. Festival ini berlangsung selama satu bulan penuh, yakni dari pertengahan April hingga bulan Mei.

Festival Wisteria di Ashikaga.|Unsplash.com

Tak hanya itu, lewat festival ini kamu dapat menyaksikan keindahan terowongan yang dihiasi oleh 350 bunga wisteria yang memukau dengan panjang lebih dari 80 meter. Selain itu, kamu juga dapat melihat keunikan dari bunga wisteria ungu, putih, dan kuning yang berbeda-beda mekarnya mengikuti musim.

3.    Festival Shibazakura Di Gunung Fuji

Selanjutnya ada festival Shibazakura yang diselenggarakan di kawasan kaki gunung Fuji. Shibazakura sendiri merupakan tanaman semak dengan bunga yang berwarna merah muda layaknya bunga sakura yang merayap di tanah seperti hamparan rumput.

festival Shibazakura di Gunung Fuji.|Unsplash.com

Kamu dapat menyaksikan keindahan festival ini mulai dari pertengahan bulan April hingga bulan Mei. Ketika festival Shibazakura berlangsung, di kaki gunung Fuji akan dipenuhi oleh hamparan bunga tersebut layaknya karpet yang membentang luas dengan warna merah muda, putih, ungu muda yang berasal dari 800.000 lebih bunga.

Perhatikan Hal Ini Sebelum Hendak Berwisata Ke Jepang Di Musim Tersebut

Suhu di Jepang pada musim tersebut mengalami beberapa kali perubahan. Di Awal musim suhu berkisar antara 5o 13o Celcius, lalu di pertengahan musim naik dengan kisaran 10,5°-18,5° Celcius, dan di akhir musim 15°-23° Celcius. Sehingga, saat hendak mengunjungi Jepang sebaiknya kamu memilih baju yang sesuai dengan suhu tersebut agar dapat berlibur dengan nyaman.

Musim semi menjadi waktu yang sering dipilih oleh para wisatawan mancanegara untuk mengunjungi Jepang karena kecantikan alamnya. Untuk kamu yang hendak berlibur ke Jepang di musim ini sebaiknya mempersiapkan hal-hal penting terlebih dahulu agar suasana liburanmu jadi lebih menyenangkan.